Selasa, 09 Desember 2025

Recount Text Saint Mary's Way

On October 11th, 2025, my classmates and I from Grade 9 of SMP Santa Maria participated in an annual service program called Saint Mary’s Way, or SMW. This program aims to teach students the value of compassion, empathy, and simple acts of kindness through direct interaction with communities in need. The students were divided into several groups, such as the choir group, altar servers, elder care group, Sunday school group, and others. My group, consisting of fourteen students, was assigned to visit Cahaya Kasih Orphanage, located on Jalan Karya Mukti No. 132, Bandung. Our school has visited this orphanage for many years, and our visit was meant to continue the bond of love and support between our school and the children.

 Before the day of the visit, we prepared various items to bring to the orphanage. These included snack packages, coloring sheets, small gifts for games, and daily necessities such as toiletries and school supplies. We wrapped the snacks neatly to make them look more special. When we arrived, the caretakers and children welcomed us warmly, creating a cheerful atmosphere right from the start. We began with a short introduction so that everyone could get to know one another. After that, we continued with several fun activities. The first game was a puzzle competition, where the children were divided into small groups and competed to finish their puzzle the fastest. They were very enthusiastic, and the winners received small prizes. We then played a Bible character guessing game, where the children impressed us with how much they knew about different stories and figures from the Bible. Next, we moved on to a coloring activity using pictures we had prepared. Each of us accompanied a child, guiding them and encouraging their creativity. The children enjoyed this activity very much and showed great excitement. After the games, we handed over the donations we brought and distributed the gift packages along with handmade paper flowers. The children’s smiles made all our efforts meaningful.

This visit taught me to be more grateful for my life and the love I receive from my family. Seeing the children’s happiness despite their struggles reminded me of the importance of sharing and caring for others. I hope to join Saint Mary’s Way again and continue spreading kindness in simple but meaningful ways.


Sabtu, 06 Desember 2025

Langkah Kecil untuk Kebahagiaan Besar


Hallo teman-teman semua, apa kabar? Kali ini aku akan membagikan momen-momen seru aku dan teman-temanku dari SMP Santa Maria saat kami melaksanakan Saint Mary's Way atau yang biasa di singkat SMW. Kegiatan SMW dilakukan berkelompok, adapun kelompok-kelompoknya itu terdiri dari kelompok Padus, kelompok misdinar, kelompok panti Werda, kelompok pantiasuhan, kelompok sekolah minggu dan kelompok lainnya yang totalnya sekira 8 kelompok. Kami masuk dalam kelompok Panti Asuhan yang isinya terdiri dari 14 orang yang merupakan siswa dan siswi kelas 9 SMP Santa Maria. 

Pada kegiatan SMW kali ini, kelompok kami memutuskan untuk mengunjungi  panti asuhan Cahaya Kasih yang berada di Jalan Karya Mukti Nomor 132, Sumber Sari, Bandung. Kami memutuskan untuk mengunjungi panti asuhan Cahaya Kasih sebagai bentuk berkelanjutan kunjungan sekolah kami setiap tahunnya yang selalu memberi perhatian terhadap adik-adik di Panti Asuhan tersebut. Walaupun yang berkunjung selalu berbeda orang dan berbeda angkatan, tapi hubungan kasih antara sekolah dengan Panti Asuhan jangan pernah terputus, meskipun kunjungan tersebut hanya setahun sekali.

Kami mengunjungi panti asuhan Cahaya Kasih hari Sabtu tanggal 11 Oktober 2025 pukul 09:00. Persiapan kami sebelum pergi antara lain adalah menyiapkan beberapa bingkisan berupa makanan ringan untuk dibagikan pada adik-adik di Panti juga beberapa hadiah untuk permainan. Selain itu kami juga membawa kebutuhan sehari-hari untuk adik-adik dan para pengurus panti disama. Makanan tersebut kami kemas menjadi bingkisan yang menarik sebagai bentuk rasa cinta kami pada adik-adik di Panti. Selain itu aku juga membawa bingkisan untuk adik-adik di Panti yang orang tua titipkan.

Dalam kunjungan ke Panti tersebut, kami membawa sendiri peralatan yang akan dipakai selama acara dan permainan ketika kunjungan ke panti asuhan Cahaya Kasih. Setibanya di panti, kami disambut baik oleh para pengurus panti dan adik-adik panti. Kegiatan kami awali dengan sesi perkenalan, kami dan adik-adik saling memperkenalkan diri masing-masing. Kami memulai interaksi antara peserta Saint Mary’s Way dengan adik-adik panti asuhan Cahaya Kasih. Suasana terasa hangat ketika semua berkumpul untuk bermain bersama, menyanyi, dan melakukan ice breaking. Momen ini menjadi kesempatan bagi kami untuk membangun hubungan yang akrab sehingga adik-adik dapat merasa nyaman dan kami diterima. Selain bernyanyi bersama juga ada kegiatan lain seperti mewarnai, permainan yang asyik dan seru. 

Setelah kami melakukan interaksi dengan anak-anak di panti, kami memulai untuk sesi bermain, permainan pertama yaitu puzzle.  Permainan Puzzle ini kami membagi beberapa kelompok, sistem permainannya yaitu siapa cepat mereka selesai maka merekalah yang menang dan mendapatkan hadiah. Tampak sangat senang sekali adik-adik yang berhasil memenangkan hadiah dari permainan puzzle tersebut. 

Setelah permainan puzzle kami melanjutkan permainan tebak-tebakan tokoh Alkitab, sistem permainannya siapa yang berhasil menebak nama tokoh Alkitab akan mendapatkan hadiah. Kami menjadi kagum, bahwa adik-adik di usia mereka sudah banyak yang hapal tentang tokoh-tokoh dalam Alkitab. Kegiatan selanjutnya adalah mewarnai dengan gambar yang kami sudah sediakan dan sudah kami bagikan. Beruntungnya kami membawa banyak gambar untuk mewarnai karena adik-adik di panti sangat suka mewarnai. Kami masing-masing mengajak dan menemani adik-adik saat mewarnai. Kami mengajarkan cara mewarnai dengan baik. Kami mendampingi adik-adik dan menuntun untuk duduk di kursi agar mewarnainya lebih nyaman, mereka terlihat sangat aktif dalam semua permainan dan itu pun membuat kami sangat senang melihatnya.

Selain itu juga, peserta Saint Mary’s Way juga menyerahkan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari seperti bahan makanan, perlengkapan sekolah, dan alat kebersihan. Pemberian donasi ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata untuk membantu meringankan pengelola panti dalam memenuhi kebutuhan adik-adik. Tidaklah seberapa donasi yang bisa kami berikan untuk Panti Asuhan ini, tapi setidaknya inilah bentuk kasih kami terhadap adik-adik Panti yang bisa kami berikan. Proses penyerahan dilakukan dengan sukacita dan penuh rasa syukur dari kedua belah pihak. Lalu kami juga membagikan bingkisan-bingkisan yang kami bawa kepada adik-adik panti asuhan cahaya kasih, selain bingkisan kami juga memberi bunga yang kami buat sendiri, bunga tersebut diterima dengan sangat hangat. Kami senang sekali bisa memberi bingkisan dan bunga kepada anak-anak disana. Suasana hangat dan haru dapat kami rasakan saat proses memberikan bingkisan terhadap adik-adik di Panti Asuhan tersebut.

Melalui aktivitas tersebut walaupun dalam waktu yang tidak lama, aku merenungkan selama perjumpaan dengan adik-adik di Panti Asuhan Tersebut. Sungguh bersyukurlah aku, bahwa saat ini aku masih memiliki orang tua yang lengkap, sungguh beruntungnya aku. Orang tua ku masih bisa menemani dan mengajak aku untuk bermain, tidak seberuntung adik-adik di Panti Asuhan tersebut. Dari kunjungan tersebut itulah, aku merasakan bahwa diketidak beruntunganku, ternyata masih ada orang yang jauh lebih tidak beruntung. Adik-adik meskipun di Panti, masih bisa untuk tetap ceria dan semangat, meskipun kasih sayang tidak mereka terima dari orang tua mereka, tapi dari banyak orang disekitarnya mereka bisa merasakan keberuntungan dan kasih sayang.

Semoga kelak nanti, aku dapat mengunjungi adik-adik di Panti lagi, menyisihkan jajanku untuk diberikan kepada orang yang tidak seberuntung aku. Dan aku dapat selalu bersyukur untuk segala yang diberikan Ayah bunda kepadaku. 

Selasa, 30 September 2025

Teknologi!





Bagi aku, teknologi adalah media belajar yang sangat mempengaruhi. Mengapa tidak, dengan adanya internet, aku dapat menemukan materi pelajaran yang tidak sempat diajarkan guru di dalam kelas. Banyak artikel, video, dan penjelasan dapat aku temukan dengan mudah.

Aku juga banyak menggunakan aplikasi belajar di smartphone. Dari aplikasi, aku dapat menyelesaikan latihan-latihan soal atau bisa juga menonton video interaktif. Belajar seperti ini juga membuatku lebih termotivasi karena dilihat seperti kayak bermain game, padahal sedang belajar.

Selain itu, aku suka menonton video pembelajaran di YouTube. Ada banyak guru dan konten kreator yang menjelaskan materi dengan cara menarik, sehingga aku lebih mudah paham materi yang dijelaskan. Belajar juga jadi tidak membosankan karena disampaikan dengan contoh nyata. 

Teknologi juga menolongku belajar bersama orang lain tanpa bertemu secara langsung. Dengan grup WhatsApp atau forum online, aku dapat bertanya hal yang agak sulit dan mendapat jawaban dari teman atau orang lain yang lebih mengerti.

Aku percaya bahwa menggunakan teknologi sebagai sumber belajar adalah keputusan yang sangat bijak. Asalkan digunakan dengan benar, teknologi juga dapat menjadi teman
kita untuk mencapai cita-cita. 


Sekolah



Aku bersekolah di SMP Santa Maria atau lebih di kenal dengan sebutan sanmar bagi aku, sekolah sanmar bukan cuma tempat untuk menuntut ilmu, tetapi juga tempat untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Setiap disekolah aku belajar banyak hal dari guru dan teman-teman, mulai dari pelajaran akademis sampai dengan cara bersikap.


Di SMP Santa Maria, aku belajar disiplin dengan datang tepat waktu, menyelesaikan tugas. Kebiasaan ini membentuk aku untuk lebih bertanggung jawab dalam mencapai kehidupan sehari-hari. Meskipun terkadang merasa berat dan lelah, aku sangat yakin semua itu akan berguna di masa depan.

Sekolah juga memberikan aku banyak kesempatan untuk menemukan minat dan bakat. Dengan kegiatan ekstrakurikuler, aku dapat meluaskan hobi aku dan belajar sesuatu yang baru lagi. Dari situlah aku lebih mengenal diriku sendiri dan teman teman.

Selain itu, sekolah di SMP Santa Maria  juga merupakan tempat di mana aku berjumpa dengan banyak teman. Mereka mengajariku tentang apa itu bekerja sama, menghargai satu sama lain, serta berbagi pengalaman. Lingkungan sekolah SMP Santa Maria  juga membuatku merasa tidak sendirian dalam berjuang untuk meraih cita-cita yang ingin ku capai.


Bagi aku, sekolah adalah rumah kedua yang mendukung pergerakanku dan perubahan. Sekolah adalah tempatku melatih diri agar siap menghadapi masa depan. 

Rabu, 24 September 2025

Pemanfaatan Teknologi

Teknologi ternyata punya banyak manfaatnya loh, menurut kamus besar bahasa indonesia atau KBBI

https://kbbi.web.id/teknologi    

Teknologi yaitu akhir dari proses pengembangan ilmu pengetahuan yang berusaha untuk mempermudah kehidupan manusia. Dari penemuan roda hingga adanya kecerdasan buatan, teknologi juga sering kali mengalami perubahan besar. Perubahan ini bukan hanya mengubah cara manusia bekerja, dan juga gaya hidup sehari-hari.

Di bidang komunikasi, teknologi memiliki peran besar dalam menjalankan revolusi. Ketika dulu manusia bisa berkomunikasi dengan surat yang memerlukan waktu lama, hari ini informasi bisa disampaikan dalam hitungan detik melalui internet. Media sosial, aplikasi berpesan instan, dan video call menjadi wadah yang mempersingkat jarak antarindividu.

 Teknologi juga membantu besar dalam sisi kesehatan. Mesin medis modern seperti MRI, CT-Scan, dan robot operasi menjadikan dokter dapat melakukan diagnosis dan operasi dengan lebih tepat. Bahkan, asuhan telemedicine sekarang sudah mampu memungkinkan pasien berbicara dengan unggulan dokter tanpa perlu ke rumah sakit.



kemajuan teknologi juga tidak selalu menyebabkan efek positif. Pastinya juga akan ada efek negatif yang terjadi, seperti ketergantungan terhadap gawai, penyalahgunaan media sosial, hingga ancaman keamanan data pribadi. Oleh karena itu, masyarakat harus berpikir dua kali dalam menggunakan fasilitas yang ada agar keuntungannya bisa dirasakan dengan maksimal tanpa menyebabkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain.

Secara keseluruhan, teknologi adalah aspek yang wajib hadir. Jika digunakan dengan baik, teknologi akan menjadi sarana pembantu kemajuan dan kebahagiaan sebagian besar manusia.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             

Hobi


Olahraga adalah salah satu hobi yang paling aku sukai. Setiap sore aku biasanya meluangkan waktu untuk berlari kecil di sekitar rumah . Rasanya tubuh jadi lebih segar, pikiran lebih tenang.

Untukku, olahraga bukan sekedar untuk menjaga badan tetap sehat; lebih dari itu aku menyaksikan cara aku untuk menglatih keteladanan . Contohnya aku belajar mengatur jadwal.

Selain itu, olahraga juga membuat aku punya banyak teman baru. Saat basket aku bisa bekerja sama dengan orang lain . Dari situ aku belajar arti sportivitas, yaitu menerima kemenangan dan kekalahan dengan lapang dada.

Aku juga menyadari bahwa olahraga bisa menjadi cara untuk mencapai prestasi. Banyak orang yang memulai dari hobi sederhana, kemudian berkembang menjadi atlet. Hal ini membuatku semakin termotivasi untuk terus berlatih.

Bagi aku, olahraga bukan hanya sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sebagian dari gaya hidup sehat dan menyenangkan. Dengan olahraga, aku bisa menjaga tubuh tetap bugar, hati lebih gembira, dan pikiran selalu positif.

Halloo ini akuu!!!


 About Me!

Halo!!! perkenalkan nama aku Haviza Agustia Ramadhani bisa juga di panggil Tia, aku bersekolah di SMP Santa Maria Bandung sekarang aku kelas 9, Umur ku sekarang 15 tahun, hobi aku sekarang menonton drama korea dan juga drama china. Kesibukan aku sekarang, aku lagi fokus untuk belajar agar bisa masuk di SMA yang aku inginkan. Aku juga suka mendengarkan lagu, lagu yang sering aku putar sekarang yaitu lagu Lany yang berjudul Alonica, lagu Alonica ini juga salah satu lagu kesukaanku dan temanku yang bernama Yumna. Rutinitas aku sehari-hari sebenarnya tidak terlalu sibuk juga, rutinitas ku sehari hari biasanya berangkat sekolah dan belajar di sekolah bersama sama yang lain, setelah pulang sekolah aku biasanya langsung berangkat untuk les  ya begitulah keseharian ku. Aku juga punya makanan kesukaan, makanan kesukaan aku sebenernya banyak tapi aku bakal sebutin beberapa saja yaitu sushi dan juga salmon itu menurut aku enak banget apalagi kalau bunda dan tante ku yang bikin tambah enak. Aku memiliki banyak teman di sekolah, teman teman di sekolah tentu nya seru dan juga asik untuk di ajak ngobrol. Segitu saja perkenalan dari ku see youu!!!





 



Recount Text Saint Mary's Way

On October 11th, 2025, my classmates and I from Grade 9 of SMP Santa Maria participated in an annual service program called Saint Mary’s Way...