
Hallo teman-teman semua, apa kabar? Kali ini aku akan membagikan momen-momen seru aku dan teman-temanku dari SMP Santa Maria saat kami melaksanakan Saint Mary's Way atau yang biasa di singkat SMW. Kegiatan SMW dilakukan berkelompok, adapun kelompok-kelompoknya itu terdiri dari kelompok Padus, kelompok misdinar, kelompok panti Werda, kelompok pantiasuhan, kelompok sekolah minggu dan kelompok lainnya yang totalnya sekira 8 kelompok. Kami masuk dalam kelompok Panti Asuhan yang isinya terdiri dari 14 orang yang merupakan siswa dan siswi kelas 9 SMP Santa Maria.
Pada kegiatan SMW kali ini, kelompok kami memutuskan untuk mengunjungi panti asuhan Cahaya Kasih yang berada di Jalan Karya Mukti Nomor 132, Sumber Sari, Bandung. Kami memutuskan untuk mengunjungi panti asuhan Cahaya Kasih sebagai bentuk berkelanjutan kunjungan sekolah kami setiap tahunnya yang selalu memberi perhatian terhadap adik-adik di Panti Asuhan tersebut. Walaupun yang berkunjung selalu berbeda orang dan berbeda angkatan, tapi hubungan kasih antara sekolah dengan Panti Asuhan jangan pernah terputus, meskipun kunjungan tersebut hanya setahun sekali.
Kami mengunjungi panti asuhan Cahaya Kasih hari Sabtu tanggal 11 Oktober 2025 pukul 09:00. Persiapan kami sebelum pergi antara lain adalah menyiapkan beberapa bingkisan berupa makanan ringan untuk dibagikan pada adik-adik di Panti juga beberapa hadiah untuk permainan. Selain itu kami juga membawa kebutuhan sehari-hari untuk adik-adik dan para pengurus panti disama. Makanan tersebut kami kemas menjadi bingkisan yang menarik sebagai bentuk rasa cinta kami pada adik-adik di Panti. Selain itu aku juga membawa bingkisan untuk adik-adik di Panti yang orang tua titipkan.
Dalam kunjungan ke Panti tersebut, kami membawa sendiri peralatan yang akan dipakai selama acara dan permainan ketika kunjungan ke panti asuhan Cahaya Kasih. Setibanya di panti, kami disambut baik oleh para pengurus panti dan adik-adik panti. Kegiatan kami awali dengan sesi perkenalan, kami dan adik-adik saling memperkenalkan diri masing-masing. Kami memulai interaksi antara peserta Saint Mary’s Way dengan adik-adik panti asuhan Cahaya Kasih. Suasana terasa hangat ketika semua berkumpul untuk bermain bersama, menyanyi, dan melakukan ice breaking. Momen ini menjadi kesempatan bagi kami untuk membangun hubungan yang akrab sehingga adik-adik dapat merasa nyaman dan kami diterima. Selain bernyanyi bersama juga ada kegiatan lain seperti mewarnai, permainan yang asyik dan seru.
Setelah kami melakukan interaksi dengan anak-anak di panti, kami memulai untuk sesi bermain, permainan pertama yaitu puzzle. Permainan Puzzle ini kami membagi beberapa kelompok, sistem permainannya yaitu siapa cepat mereka selesai maka merekalah yang menang dan mendapatkan hadiah. Tampak sangat senang sekali adik-adik yang berhasil memenangkan hadiah dari permainan puzzle tersebut.
Setelah permainan puzzle kami melanjutkan permainan tebak-tebakan tokoh Alkitab, sistem permainannya siapa yang berhasil menebak nama tokoh Alkitab akan mendapatkan hadiah. Kami menjadi kagum, bahwa adik-adik di usia mereka sudah banyak yang hapal tentang tokoh-tokoh dalam Alkitab. Kegiatan selanjutnya adalah mewarnai dengan gambar yang kami sudah sediakan dan sudah kami bagikan. Beruntungnya kami membawa banyak gambar untuk mewarnai karena adik-adik di panti sangat suka mewarnai. Kami masing-masing mengajak dan menemani adik-adik saat mewarnai. Kami mengajarkan cara mewarnai dengan baik. Kami mendampingi adik-adik dan menuntun untuk duduk di kursi agar mewarnainya lebih nyaman, mereka terlihat sangat aktif dalam semua permainan dan itu pun membuat kami sangat senang melihatnya.
Selain itu juga, peserta Saint Mary’s Way juga menyerahkan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari seperti bahan makanan, perlengkapan sekolah, dan alat kebersihan. Pemberian donasi ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata untuk membantu meringankan pengelola panti dalam memenuhi kebutuhan adik-adik. Tidaklah seberapa donasi yang bisa kami berikan untuk Panti Asuhan ini, tapi setidaknya inilah bentuk kasih kami terhadap adik-adik Panti yang bisa kami berikan. Proses penyerahan dilakukan dengan sukacita dan penuh rasa syukur dari kedua belah pihak. Lalu kami juga membagikan bingkisan-bingkisan yang kami bawa kepada adik-adik panti asuhan cahaya kasih, selain bingkisan kami juga memberi bunga yang kami buat sendiri, bunga tersebut diterima dengan sangat hangat. Kami senang sekali bisa memberi bingkisan dan bunga kepada anak-anak disana. Suasana hangat dan haru dapat kami rasakan saat proses memberikan bingkisan terhadap adik-adik di Panti Asuhan tersebut.Melalui aktivitas tersebut walaupun dalam waktu yang tidak lama, aku merenungkan selama perjumpaan dengan adik-adik di Panti Asuhan Tersebut. Sungguh bersyukurlah aku, bahwa saat ini aku masih memiliki orang tua yang lengkap, sungguh beruntungnya aku. Orang tua ku masih bisa menemani dan mengajak aku untuk bermain, tidak seberuntung adik-adik di Panti Asuhan tersebut. Dari kunjungan tersebut itulah, aku merasakan bahwa diketidak beruntunganku, ternyata masih ada orang yang jauh lebih tidak beruntung. Adik-adik meskipun di Panti, masih bisa untuk tetap ceria dan semangat, meskipun kasih sayang tidak mereka terima dari orang tua mereka, tapi dari banyak orang disekitarnya mereka bisa merasakan keberuntungan dan kasih sayang.
Semoga kelak nanti, aku dapat mengunjungi adik-adik di Panti lagi, menyisihkan jajanku untuk diberikan kepada orang yang tidak seberuntung aku. Dan aku dapat selalu bersyukur untuk segala yang diberikan Ayah bunda kepadaku.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar